AI dan Teknologi Mulai Masuk Dunia Ekspor, Ini Fitur Baru yang Bakal Muncul

Berita 12 Aug 2026 01:57 3 min read 138 views By Nadia Riski Septiani

Share berita ini

AI dan Teknologi Mulai Masuk Dunia Ekspor, Ini Fitur Baru yang Bakal Muncul
Bagi petani dan UMKM, perkembangan AImembuka peluang baru. Produk yang sebelumnya hanya dipasarkan di dalam negeri dapat memiliki kesempatan untuk diperkenalkan kepada calon pembeli dari berbagai negara.

Kebunnews.com – Perkembangan teknologi digital mulai diarahkan untuk mendukung ekosistem perdagangan dan ekspor Indonesia. Pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dinilai dapat membantu mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas hingga ke luar negeri.


Hal tersebut disampaikan Charles Lumban Gaol dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dikutip dari Perkebunan TV, Rabu (12/8/26).


Charles sebelumnya mendorong petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berani memanfaatkan ekosistem digital guna membuka peluang ekspor.


Menurut Charles, perkembangan ekosistem digital di bidang ekspor nantinya tidak hanya berkaitan dengan pemasaran produk. Teknologi juga berpotensi digunakan untuk mempermudah proses pencarian pasar, mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, hingga memperluas akses produk Indonesia ke pasar internasional.


Teknologi Buka Akses Pasar Lebih Luas Pengembangan ekosistem digital tersebut menjadi penting karena petani dan UMKM selama ini tidak hanya menghadapi tantangan produksi, tetapi juga persoalan pemasaran dan akses terhadap pembeli di luar negeri.


Melalui pemanfaatan teknologi, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh akses informasi pasar yang lebih luas. Kehadiran teknologi juga dapat membantu mempertemukan produk dari berbagai sektor dengan calon buyer atau pembeli dari luar negeri.


Charles mengatakan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) membuka peluang bagi berbagai sektor dan kalangan untuk masuk dalam ekosistem tersebut. DSI juga disebut menyiapkan calon buyer dari luar negeri yang dapat menjadi bagian dari perluasan akses pasar bagi pelaku usaha.


AI Berpotensi Jadi Bagian dari Ekosistem Ekspor Masuknya teknologi AI menjadi salah satu perkembangan yang dapat memperkuat ekosistem digital tersebut. Dengan kemampuan mengolah data dan membantu proses pencarian informasi, AI dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha dalam memasuki pasar internasional.


Namun, fitur dan bentuk pemanfaatan AI dalam ekosistem ekspor tersebut masih perlu menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait. Karena itu, pelaku usaha tidak hanya perlu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan produk yang ditawarkan memenuhi kualitas dan persyaratan pasar negara tujuan.


Bagi petani dan UMKM, perkembangan tersebut membuka peluang baru. Produk yang sebelumnya hanya dipasarkan di dalam negeri dapat memiliki kesempatan untuk diperkenalkan kepada calon pembeli dari berbagai negara.


Petani dan UMKM Perlu Berani Ekspor Charles mendorong UMKM agar tidak hanya melihat pasar domestik, tetapi mulai berani mengambil peluang ekspor. Menurutnya, keterbukaan terhadap teknologi dan ekosistem digital dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas jaringan pemasaran.


Kehadiran calon buyer luar negeri yang disiapkan PT DSI juga diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengatasi salah satu tantangan utama dalam ekspor, yakni menemukan pasar dan pembeli yang sesuai.


Dengan semakin berkembangnya teknologi digital dan AI, dunia ekspor Indonesia berpeluang mengalami perubahan dalam cara pelaku usaha mencari pasar, menawarkan produk, dan terhubung dengan pembeli internasional.


Bagi petani dan UMKM, perkembangan tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan. Teknologi dapat membuka pintu menuju pasar global, tetapi kesiapan produk, kualitas, kapasitas produksi, dan kemampuan memenuhi standar ekspor tetap menjadi faktor penting agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kebun News