Sarang Burung Walet Indonesia Laris di Dunia, Ternyata Ini Kunci Nilai Tingginya

Profil 24 Aug 2026 23:13 2 min read 81 views By Ilyatul Fitria Ma'rifatin Nasikhah

Share berita ini

Sarang Burung Walet Indonesia Laris di Dunia, Ternyata Ini Kunci Nilai Tingginya
Bukan hanya karena langka dan terbentuk secara alami, nilai tinggi sarang burung walet dibangun melalui proses panjang. Kualitas bahan baku, kebersihan, standardisasi hingga kepercayaan konsumen menjadi penentunya.

KebunNews.com - Tingginya nilai sarang burung walet di pasar tidak hanya ditentukan oleh bentuk dan bahan bakunya, tetapi juga oleh bagaimana produk tersebut diproses dan dipasarkan.


Founder Mayca Birdnest, Ely May Sarroh Saragih menjelaskan, sarang burung walet memiliki karakteristik khusus karena terbentuk secara alami dari saliva burung walet yang mengeras. Setelah dipanen, sarang tidak langsung menjadi produk siap jual.


Proses selanjutnya mencakup pembersihan dan sortasi untuk memastikan kualitas, sehingga membutuhkan ketelitian serta penerapan standar yang konsisten.


Dilansir Selasa (25/8/26) ia juga mengatakan bahwa keberhasilan hilirisasi ditentukan oleh beberapa hal, mulai dari standar bahan baku, sortasi kualitas, kebersihan proses, penerapan SOP, dokumentasi, pengujian, hingga penggunaan kemasan yang sesuai.


Tahapan tersebut penting untuk menjaga mutu sekaligus memberikan kepastian terhadap produk yang diterima konsumen. Rantai nilai kemudian tidak berhenti pada proses produksi.


Pelaku usaha perlu mengenali target konsumen, menentukan positioning, membangun bukti mutu, serta memilih saluran pemasaran yang sesuai. Pengemasan dan branding juga menjadi bagian penting karena membantu menyampaikan kualitas dan nilai produk kepada calon pembeli.


Hilirisasi pada akhirnya bukan sekadar mengubah bentuk sarang burung walet menjadi produk lain.


Nilai tambah dibangun melalui keseluruhan proses, mulai dari kualitas bahan baku hingga kemampuan usaha membangun kepercayaan konsumen.


Ketika mutu dan kepercayaan terjaga, peluang terjadinya pembelian ulang pun semakin besar. Dengan demikian, pengembangan sarang burung walet membutuhkan ekosistem yang saling mendukung.


Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat memiliki peran dalam memperkuat standardisasi, riset, serta pengembangan produk agar komoditas yang telah memiliki pasar global tersebut mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kebun News