Penyaluran 275.000 Bibit Kelapa, Gerakkan Usaha Logistik Air
KebunNews.com - Lebih dari 275.000 batang bibit kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, diedarkan mulai pertengahan September hingga awal Oktober 2026. Proses pengiriman melibatkan transportasi air serta ratusan tenaga kerja lepas.
Aman Rahmadi, pimpinan CV Dopi Anugrah Sejahtera, salah satu mitra Kementerian Pertanian dalam penyediaan benih kelapa, menyebutkan bahwa proses distribusi tersebut dalam waktu kurang dari dua minggu melibatkan puluhan kali pengiriman melalui jalur transportasi air.
"Satu kali pengiriman mampu memuat paling sedikit 7.000 batang menggunakan kapal besar. Selanjutnya, saat dikirim ke titik pembagian, bibit dipindahkan ke 3 sampai 5 kapal kecil untuk menjangkau petani di daerah terpencil, termasuk wilayah Inhil Kepulauan," jelas Aman.
Ia menjelaskan, untuk sekali pengiriman dibutuhkan biaya sekitar Rp20 juta per rit. Sementara itu, proses pemuatan 7.000 batang bibit membutuhkan 40 pekerja selama dua hari, dengan upah Rp200.000 per hari per orang. Dengan demikian, biaya tenaga kerja untuk satu kali pengiriman mencapai sekitar Rp16 juta.
Jika dilakukan dalam 25 kali pengiriman, total biaya tenaga kerja mencapai Rp400 juta. Sementara biaya logistik sebesar Rp20 juta per rit untuk 25 kali pengiriman mencapai Rp500 juta.
Artinya, kegiatan distribusi bibit kelapa tersebut berpotensi menciptakan perputaran uang sekitar Rp900 juta selama dua minggu, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja yang terlibat dalam proses pemuatan dan distribusi bibit.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles